Rektor UM Metro Teken Nota Kerjasama dengan UKM dan PT di Lampung

970px x 250px.

Rektor UM Metro Teken Nota Kerjasama dengan UKM dan PT di Lampung

Redaksi
Monday, 22 July 2019


Rektor UM Metro Teken Nota Kerjasama dengan UKM dan PT di Lampung


Tapisnews.com-Kampus – Minggu (21/7) pukul 09.00 waktu setempat, Rektor Universitas Muhammadiyah Metro tandatangani nota kerjasama dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan berbagai Perguruan Tinggi (PT) di Provinsi Lampung. Acara berlangsung di Aula Gd. Humas dan Internasional, Kampus I, Iring Mulyo, Metro Timur, Kota Metro.

Dalam pidato sambutannya rektor Drs. Jazim Ahmad, M.Pd., menyampaikan, kesepakatan kerjasama yang dibangun UM Metro dengan UKM dan puluhan perguruan tinggi di Provinsi Lampung merupakan sebuah ikhtiar untuk bersama-sama meraih peningkatkan ranking institusi.

‌“Mari mulai hari ini kita melangkah untuk meraih kesuksesan bersama, dengan kebersamaan insyaallah kita mudah menyelesaikan persoalan yang kompleks sekalipun,” ajaknya kepada pimpinan dan perwakilan tiap-tiap perguruan tinggi yang hadir di Aula Gd HI siang kemarin.

Drs. Jazim menyebut forum dan kesepakatan kerjasama ini sangat penting bagi dosen dan institusi. Bila memiliki keinginan melanjutkan studi doktoral di UKM, kerjasama ini menyediakan layanan tersebut. Selain itu, kerjasama sangat bermanfaat untuk meningkatkan ranking perguruan tinggi.

“Sektor-sektor yang harus terus ditingkatkan oleh perguruan tinggi termasuk UM Metro adalah penguatan jenjang akademik, penguatan peningkatan jenjang pendidikan dosen, karena untuk saat ini pengolala pendidikan tinggi minimal harus memilik kualifikasi doktor dan adanya penambahan guru besar,” jelasnya.

Rektor UM Metro Teken Nota Kerjasama dengan UKM dan PT di Lampung

Senada dengan itu, di kesempatan yang sama Prof. Norhamidi Muhammad. Guru besar UKM menjelaskan bahwa kerjasama antar perguruan tinggi sangat penting untuk meningkatkan ranking dan reputasinya.

‌“Untuk menjadi perguruan tinggi tersohor itu tidak mudah, tapi salah satu cara yang bisa diambil yaitu menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi tersohor di berbagai negara lain,” ungkapnya.

Masih menurut Prof. Norhamidi, “Kerjasama antar perguruan tinggi memiliki manfaat bagi individu dosen dan institusi, karena layanan yang ada dalam kerjasama itu biasanya memiliki efek domino yang positif. Seperti layanan peningkatan penelitian dan penerbitan.”
Terakhir Prof. Norhamidi menjelaskan setiap mahasiswa yang mengambil studi doktoral di UKM akan dicarikan promotor sesuai keilmuannya dan berasal dari daerah asal disamping promotor asal UKM.

Selain itu mahasiswa tidak perlu meninggalkan kerja dan keluarga karena bisa melakukan penelitian di daerah asalnya masing-masing. Dengan seperti ini, secara tidak langsung hasil penelitian mahasiswa doktoral bisa menjadi solusi pemecahan masalah di daerah Lampung.

Satu hal yang penting diketahui, syarat untuk ‌mengambil studi doktoral di UKM menurut Prof. Norhamidi minimal harus menguasai metode penelitian tahap 1 (satu) dan metode penelitian tahap 2 (dua). Kursus berbahasa Melayu dan lulus toefel dengan skor minimal 550.

Sementara perguruan tinggi yang terlibat dalam penandatanganan nota kerjasama, baik dengan sesama PT di Lampung maupun dengan UKM ialah Universitas Muhammadiyah Lampung, Pascasarjana IAIN Metro, IAI Agus Salim Metro, STKIP Kumala Lampung Metro, STIMIK Darma Wacana, STKIP PGRI Metro, STAI Darussalam Lampung.